Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis
Kegiatan Bimbingan Teknis Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Pengembangan Berpikir Komputasional dan Kecerdasan Artifisial (PBK-KA) PAUD Tahun 2026 dilaksanakan pada Senin sampai Kamis, 29 Juni sampai 2 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Novotel Tangerang, TangCity Superblock, Kota Tangerang, Banten, dan diikuti oleh kepala sekolah dari berbagai satuan PAUD di Indonesia.




Penguatan Kualitas Pembelajaran PAUD
Bimbingan teknis ini diselenggarakan untuk mendukung transformasi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kualitas proses dan hasil belajar anak usia dini. Peserta mengikuti kegiatan refleksi diri, pemetaan tahap perkembangan sekolah, analisis kesenjangan, identifikasi masalah prioritas, kepemimpinan pembelajaran, serta penguatan kemitraan dan ekosistem pendidikan.
Pengembangan Komunitas Belajar dan Pengelolaan Perubahan
Materi Pengembangan Komunitas Belajar Guru disampaikan oleh Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya belajar bersama dan meningkatkan kolaborasi antarpendidik. Materi Pengelolaan Perubahan dan Resistensi disampaikan oleh Dr. Yulianti Siantajani, M.Pd., yang membahas strategi dalam menghadapi perubahan serta membangun kesiapan warga sekolah untuk menjalankan program pembelajaran secara berkelanjutan.


Penerapan Teknologi dan Kecerdasan Artifisial dalam PAUD
Dr. Irma Yuliantina, M.Pd. menyampaikan materi mengenai penerapan berpikir komputasional dan kecerdasan artifisial dalam PAUD secara kontekstual. Peserta juga mempelajari pemanfaatan teknologi digital yang bermakna, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Materi tersebut diharapkan dapat membantu pendidik menggunakan teknologi sebagai pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti interaksi dan pengalaman langsung anak.
Penyusunan Rencana Tindak Lanjut Sekolah Model
Materi penyusunan Rencana Tindak Lanjut Sekolah Model disampaikan oleh Ali Nugraha, M.Pd. Selama kegiatan, peserta terlibat dalam diskusi, kerja kelompok, presentasi, klinik pendampingan, serta penyusunan program yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan memperluas wawasan bersama peserta dari berbagai daerah.
Kesimpulan
Bimbingan teknis ini memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam menerapkan Pembelajaran Mendalam, berpikir komputasional, dan kecerdasan artifisial di lingkungan PAUD. Hasil kegiatan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pendidik, memperkuat pengelolaan sekolah, serta menciptakan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak.



